
BENGKULU – Dalam upaya mengukur dan meningkatkan kemahiran berbahasa Indonesia di kalangan pelajar, MAN 1 Kota Bengkulu bersinergi dengan Balai Bahasa Provinsi Bengkulu menyelenggarakan kegiatan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptif Merdeka. Kegiatan ini dikhususkan bagi seluruh siswa dan siswi kelas XI MAN 1 Kota Bengkulu.
Pelaksanaan UKBI ini dipusatkan di laboratorium komputer madrasah dan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai dari Senin hingga Rabu, 23-25 Februari 2026. Mengingat jumlah peserta yang mencapai lebih dari 400 siswa, panitia membagi pelaksanaan ujian ke dalam tiga sesi setiap harinya guna memastikan proses evaluasi berjalan efektif dan kondusif.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala MAN 1 Kota Bengkulu, Dr. Hendri Kuswiran, M.Pd., dengan didampingi langsung oleh perwakilan dari Balai Bahasa Provinsi Bengkulu. Dalam arahannya, Dr. Hendri Kuswiran menekankan pentingnya bagi para siswa untuk memiliki kecakapan berbahasa Indonesia yang baik sebagai identitas bangsa dan modal utama dalam komunikasi formal maupun akademik.

“Kerja sama dengan Balai Bahasa ini adalah langkah strategis untuk memetakan sejauh mana kemahiran berbahasa siswa kita. Hasil UKBI ini bukan sekadar angka, melainkan cerminan literasi bahasa yang akan sangat berguna bagi masa depan mereka, terutama saat menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” ujar Dr. Hendri Kuswiran.
Selama proses ujian, para siswa mendapatkan pendampingan teknis langsung dari pihak Balai Bahasa Provinsi Bengkulu guna memastikan kendala sistem dapat teratasi dengan cepat. Penggunaan perangkat komputer madrasah yang memadai turut mendukung kelancaran pelaksanaan tes yang dilakukan secara daring ini.
Kegiatan UKBI Adaptif ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa bangga dan cinta terhadap bahasa Indonesia di lingkungan madrasah, sekaligus mendorong siswa untuk terus memperbaiki kualitas penggunaan bahasa mereka dalam kehidupan sehari-hari.
Penulis: Humas Mansakobe






